Bentuk buah bulat agak lonjong dengan panjang 15 cm dengan
lebar 10 cm. Warna buah kuning agak kemerahan dan mengkilap.keunggulan
belimbing ini terletak pada rasa buahnya yang lebih manis dan kandungan airnya
lebih banyak dibandingkan dengan belimbing manis lainnya. Karena kadar airnya
yang tinggi, buah belimbing dewi memiliki bobot yang lebih berat. Yaitu satu
buah belimbing dewi bisa mencapai 250-500 gram
Home → Semua Post
Srikaya Jumbo
Srikaya New Varietas memiliki daun yang lebih besar jika dibandingkan dengan srikaya lokal. Ukuran tanaman juga lebih besar dan kokoh. Tanaman dengan ukuran buah yang besar hingga mencapai berat 8 ons per buah ini sangat genjah dan rajin berbuah baik di dataran rendah maupun dataran menengah. Dengan daging buah yang bertekstur lembut, tidak berpasir seperti srikaya lokal, beraroma harum dan memiliki biji yang relatif sangat sedikit adalah merupakan kelebihan lain jenis srikaya ini. Dengan kelebihan yang dimiliki ini, srikaya jumbo layak dijadikan pilihan lain untuk dikebunkan atau dijadikan tanaman koleksi.
Cara perawatan :
Penyiraman: cara merawat tanaman ini sama dengan merawat tanaman pada umumnya, yaitu disiram dengan air setiap 2 kali sehari, pagi hari dan sore hari, bila terlihat kondisi kering, bila kondisi tanah tanaman masih terlihat basah, maka cukup satu kali penyiraman saja.
Penyakit / Hama yang Menyerang : Penyakit yang biasa menyerang tanaman ini adalah cabuk putih yang bersarang dibawah daun dan ulat serta belalang yang juga menyerang daun. Untuk penanganan dapat dilakukan penyemprotan dengan pestisida yang ada dipasaran sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Kadang kala kutu putih yang bersarang di bawah daun tidak mati oleh semprotan pestisida yang kita semprotkan, untuk itu dapat dicoba penyemprotan ulang dan jangan lupa tambahkan larutan sabun / detergen yang dicampur dengan pestisida. Larutan detergen / sabun dimaksudkan agar lapisan pelindung (lapisan lilin) pada cabuk putih dapat dihancurkan dan pestisida dapat mengenai cabuk secara kontak sehingga dia akan mati.
Perbanyakan: Pengembang biakkan tanaman ini pada umumnya dilakukan dengan cara okulasi (tempel mata), sambung susu ataupun sambung pucuk. Bibit dari sambung susu / okulasi /sambung pucuk akan belajar berbuah kurang dari 6 bulan dengan perawatan intensif. Tanaman ini juga bisa dijadikan tabulampot, bahkan akan terkesan lebih eksklusif bila berbuah di media pot.
KELENGKENG AROMA DURIAN
Kelengkeng aroma durian, merupakan kelengkeng yang tergolong jenis baru, kelengkeng aroma durian ini mempunyai ciri daun lurus, kaku dan hijau tua, daun muda berwarna hijau semu merah, tajuk kokoh, daging tebal, biji kecil, kering, kulit putih,buah memiliki aroma yang khas seperti aroma durian,sehingga dinamai kelengkeng aroma durian, kelengkeng ini mempunyai keunggulan mudah beradaptasi dengan lingkungan dan lebih mudah berbuah dari pada jenis kelengkeng lain. Untuk masa berbuah kelengkeng aroma durian ini tidak jauh beda dengan kelengkeng unggul lainnya, yaitu secara vegetatif 8-12 bulan, sedang secara generatif dapat berbuah pada umur 2-3 tahun.
Cara Perawatan :
Cara perawatan kelengkeng aroma durian ini sama dengan kelengkengpada umumnya, seperti itoh dan sebagainya, yaitu:
Penyiraman : cara merawat tanaman ini sama dengan merawat tanaman pada umumnya, yaitu disiram dengan air setiap 2 kali sehari, pagi hari dan sore hari, bila terlihat kondisi kering, bila kondisi tanah tanaman masih terlihat basah, maka cukup satu kali penyiraman saja.
Pemupukan : tanaman kelengkeng tidak berbuah bisa jadi karena tidak subur atau kekurangan unsur-unsur makro yang dibutuhkan seperti nitrogen, fosfor, kalium. Pupuk ditaburkan melingkar sesuai dengan tajuk tanaman. Namun, jika tajuk tanaman sudah tumbuh melebihi diameter pot, pupuk ditaburkan sekitar satu jengkal dari pangkal tanaman. Setelah itu tanaman disiram.
Pelukaan/Pengerokan : Pada dasarnya pelukaan atau pengerokan batang tanaman untuk menghambat pengiriman zat-zat makanan yang dihasilkan daun ke akar, sehingga terjadi pemupukan zat makanan di daerah tajuk.
Pengeringan atau stres air : kekurangan air akan memicu tanaman berbunga. Caranya tanaman kelengkeng dalam pot tidak disiram selama 2-3 hari. Setelah terlihat layu, tanaman disiram air sebanyak-banyaknya. Jika bunga tidak muncul juga, pengeringan bisa dilakukan lagi.
Jambu Kristal
Jambu yang renyah sampai ke kulitnya adalah keistimewaan Jambu Kristal, jambu introduksi dari Taiwan ini memang top, didaulat sebagai jambu tanpa biji (meski sebenarnya masih ada) maka jambu ini mampu menggantikan jambu Sukun yang lelet dalam berbuah, ukurannya juga jumbo dan manisnya sampai 12 briks maka tak heran harga buahnya ada di urutan paling atas untuk kategori jambu biji.
Pohon dan daun tanaman ini seperti jambu biji pada umumnya, namun dari segi buah akan kelihatan istimewa jika dibelah. Biji relatif sedikit, sehingga mudah untuk dikonsumsi dari pada jambu biji Bangkok ataupun Getas Merah yang lebih dulu populer.
Satu lagi kelebihannya, tanaman rajin berbuah dan tingkat kerontokan buah tidak banyak seperti jambu sukun merah. Berat buah bisa mencapai 500 gr bahkan bisa lebih bila dengan perawatan intensif. Dengan karakter buah yang renyah dan menyegarkan untuk beberapa tahun mendatang jambu kristal masih bisa diterima dan ditunggu-tunggu konsumen di tanah air.
Ketinggian tempat tumbuhnya hingga 1.000 m di atas permukaan laut. Tanah yang baik untuk pertumbuhannya ialah jenis tanah berpasir, gembur, serta banyak mengandung unsur organik. Meskipun demikian, di tanah yang berat dan liatpun jambu air masih bisa tumbuh baik. Kedalaman air tanah yang baik antara 50-200 cm. Derajat keasaman tanahnya berkisar antara 4-8. Curah hujan optimum tidak kurang dari 2.000 mm per tahun atau sekitar 7-12 bulan basah.
Pemupukan dan Pemeliharaan Jambu Biji Kristal
Karena pembungaan terjadi pada pucuk yang baru muncul, pola pembuahannya sesuai dengan pola pertumbuhan serentak daun-daunnya. Pada pemeliharaan secara minimum di daerah-daerah tropik sering terjadi adanya panen raya dan panen tambahan yang jumlahnya sedikit, yang bertalian dengan banyak atau sedikitnya daun yang tumbuh secara serentak. Penatalaksanaan mungkin ditujukan untuk memaksimalkan panen raya dan memapankan daur pembuahan yang kurang dari setahun. Untuk itu pohon dipangkas dan dirompes segera setelah panen untuk merangsang munculnya daun secara serentak yang akan menghasilkan buah untuk musim berikutnya. Mengingat masa dari pembungaan sampai panen adalah 14–20 minggu, yang bergantung kepada kultivarnya maka daur pertumbuhannya 7-9 bulan.
Di Thailand, pengairan selama musim kering dan pemangkasan ringan yang berulang ulang dilakukan untuk mernacu keluarnya pucuk pembungaan agar produksi dapat berlangsung sepanjang tahun. Jika panen didaurkan, sebagian besar pupuk diberikan sebagai pupuk dasar pada akhir saat panen, dan jika perlu ditambah dengan pemupukan lewat daun.
Jika pohon dipanen terus menerus, pupuk diberikan dalam beberapa dosis kecil. Tahap pupuk daun minimal adalah kira-kira: 1,65% N, 0,26% P, 1,4% K, 1,25% Ca, dan 0,3% Mg. Pada pohon muda yang subur, cabang-cabang utama dapat dibengkokkan ke arah bawah dan dipangkas untuk merangsang berseminya tunas tunas lateral.
Pada awal musim berbuah berikutnya beberapa cabang yang subur dipotong untuk membiarkan terbentuknya struktur pohon terbuka. Jika pohon berbuah dengan baik, cabang-cabangnya akan cepat menjadi dewasa sehingga cabang-cabang yang menggantung dipangkas agar tinggal ranting-ranting muda.
Di Thailand, buah jambu biji dibungkus setelah dilakukan penjarangan. Perlakuan ini akan mempertinggi kualitas buah dan melindunginya dari serangan lalat buah. Walaupun begitu, karena digunakan kantung plastik yang akan mengembunkan uap air di dalamnya, buah harus dipanen dalam keadaan masih hijau untuk mencegah pembusukan. Di Filipina digunakan kantung kertas untuk keperluan tersebut.
Kelengkeng Mata Lada (hawai)
Kelengkeng Mata Lada
Pohon lengkeng dapat mencapai tinggi 40 m dan diameter batangnya hingga sekitar 1 m. Berdaun majemuk, dengan 2-4(-6) pasang anak daun, sebagian besar berbulu rapat pada bagian aksialnya. Tangkai daun 1-20 cm, tangkai anak daun 0,5-3,5 cm. Anak daun bulat memanjang, panjang lk. 1-5 kali lebarnya, bervariasi 3-45 × 1,5-20 cm, mengertas sampai menjangat, dengan bulu-bulu kempa terutama di sebalah bawah di dekat pertulangan daun.
Perbungaan umumnya di ujung 4-80 cm panjangnya, lebat dengan bulu-bulu kempa, bentuk payung menggarpu. Mahkota bunga lima helai, panjang hingga 6 mm.
Buah bulat, kulit buah putih berkendit, hampir gundul; licin.Daging buah berwarna putih dan agak bening. Pembungkus biji berwarna coklat kehitaman, mengkilat. Terkadang berbau sedap agak keras.
Perbungaan umumnya di ujung 4-80 cm panjangnya, lebat dengan bulu-bulu kempa, bentuk payung menggarpu. Mahkota bunga lima helai, panjang hingga 6 mm.
Buah bulat, kulit buah putih berkendit, hampir gundul; licin.Daging buah berwarna putih dan agak bening. Pembungkus biji berwarna coklat kehitaman, mengkilat. Terkadang berbau sedap agak keras.
Kelengkeng Diamon River
Kelengkeng diamond river mempunyai ciri-ciri daun berwarna hijau cerah, lebar, dan tepinya bergelombang. Keunggulan dari kelengkeng diamond river adalah tanaman ini cenderung tumbuh melebar ke samping dari pada tumbuh ke atas. Tajuknya kompak sehingga membuat diamond river ini paling disukai para pembudidaya tanaman dalam pot (tabulampot). Daging buahnya relatif tebal dan cenderung berarir, diamond river bisa berbuah saat berumur 8-12 bulan untuk kelengkeng vegetatif, dan 2-3 tahun untuk kelengkeng generatif (berasal dari biji). cara perawatan kelengkeng diamond river sama dengan kelengkeng itoh, yaitu :
Cara Perawatan :
Penyiraman : cara merawat tanaman ini sama dengan merawat tanaman pada umumnya, yaitu disiram dengan air setiap 2 kali sehari, pagi hari dan sore hari, bila terlihat kondisi kering, bila kondisi tanah tanaman masih terlihat basah, maka cukup satu kali penyiraman saja.
Pemupukan : tanaman kelengkeng tidak berbuah bisa jadi karena tidak subur atau kekurangan unsur-unsur makro yang dibutuhkan seperti nitrogen, fosfor, kalium. Pupuk ditaburkan melingkar sesuai dengan tajuk tanaman. Namun, jika tajuk tanaman sudah tumbuh melebihi diameter pot, pupuk ditaburkan sekitar satu jengkal dari pangkal tanaman. Setelah itu tanaman disiram.
Pelukaan/Pengerokan : Pada dasarnya pelukaan atau pengerokan batang tanaman untuk menghambat pengiriman zat-zat makanan yang dihasilkan daun ke akar, sehingga terjadi pemupukan zat makanan di daerah tajuk.
Pengeringan atau stres air : kekurangan air akan memicu tanaman berbunga.Caranya tanaman kelengkeng dalam pot tidak disiram selama 2-3 hari. Setelah terlihat layu, tanaman disiram air sebanyak-banyaknya. Jika bunga tidak muncul juga, pengeringan bisa dilakukan lagi. Untuk pemangkasan, tidak perlu dilakukan sesering kelengkeng pingpong, karena kelengkeng diamond river tajuknya cenderung untuk tumbuh ke arah samping.
Jaboticaba (anggur brazil)
jaboticaba / anggur batang / anggur brazil
KlasifikasiKingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Myrtales
Famili : Myrtaceae (suku jambu-jambuan)
Genus : Myrciaria
Spesies : Myrciaria cauliflora
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Myrtales
Famili : Myrtaceae (suku jambu-jambuan)
Genus : Myrciaria
Spesies : Myrciaria cauliflora
Deskripsi
anggur brazil berasal dari Amerika Selatan (Argentina, Brazil, Paraguay, Bolivia). Pohon ini biasa berbuah 1-2x dalam setahun, tapi dengan kondisi yang cocok di daerah tropis bisa berbuah sepanjang tahun.
Anggur Brazil berbeda dengan tanaman anggur pada umumnya. Anggur Brazil yang disebut juga dengan Jabuticaba ini adalah tanaman anggur yang tidak membutuhkan para-para untuk tempat merambatnya, karena anggur ini mempunyai batang pohon yang kokoh untuk menopang buahnya.
Pohon Jabuticaba bercabang banyak, sepintas penampilannya mirip anggur hitam (bentuk, warna dan tekstur dagingnya memang mirip). Buah matang berkulit ungu pekat kehitam-hitaman dengan kulit tipis tapi kencang, berdiameter 3-4 cm. Dalam satu buah ada 1-5 biji kecil. Buah muda berwarna hijau. Daging buahnya berwarna putih dengan rasa manis asam. Kulit tipis yang membungkus daging putih bening itu terasa lembut jika dikulum. Karena sifat kulitnya kencang, di Brazil kulit yang dikeringkan digunakan sebagai obat diare, asma atau radang.
Pertumbuhan anggur ini lambat, apalagi jika ditanam dari biji. Dengan pertumbuhan yang lambat tersebut sangat cocok ditanam dalam pot. Hal ini membuat harga jabuticaba menjadi mahal. Bentuknya yang unik menjadikan tanaman ini salah satu yang dicari.
Cita rasa buah ada yang mengatakan bisa berubah-ubah seiring pertumbuhan umur buah sembilan hari terakhir menjelang matang ( buah matang dalam 20-30 hari pasca muncul buah) perubahan itu terjadi seperti aneka rasa buah, maka ada yang menyebutnya tujuh rasa sesuai dengan umur buah menjelang matang sampai matang di pohon.
Haripertama : rasanya sepertijambu biji
Hari kedua : rasanya seperti manggis
Hari ketiga : rasanya seperti leci
Hari keempat : rasanya seperti markisa
Hari kelima : rasanya seperti srikaya
Hari keenam –kedelapan : rasanya seperti anggur
“Hari kesembilan saat buah matang sempurna sensasi rasanya paling enak : manis dan aromanya harum,” tutur Panliang Hwa pemilik kebun seluas 4,3 ha di Chao Zhoa, Ping Turg, Taiwan.
Syarat Tumbuh
Tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang baik di daerah dengan ketinggian 0-1000m dpl. Butuh sinar matahari langsung (agak ternaungi), tanah gembur, drainase baik dan pH 5,5-6,5. Tanaman ini toleran terhadap angin tapi tidak dengan udara asin laut.
Pedoman Budidaya
Berbiji poliembryonic, menghasilkan tanaman baru dekat dengan tanaman induk. Biji akan tumbuh menjadi tunas baru setelah satu bulan. Media pot yang disarankan adalah peat : pasir kasar : kompos = 2 : 2 : 1. Saat penanaman jabuticaba, akar paling atas sebaiknya 2-3 inchi diatas tanah untuk memperbaiki sistem drainase. Jabuticaba dapat juga diperbanyak dengan stek. Jabuticaba stek akan berbuah dalam waktu tiga tahun, sedangkan dari biji baru bisa berbuah setelah 8-15 tahun.
Subscribe to:
Posts (Atom)



